Tabel4.1: Perbedaan Transaction Marketing dan Pemasaran Relasional : Kriteria Diferensiasi Transaction Marketing Pemasaran Relasional Pandangan dunia (world-view) Mengelola portofolio produk perusahaan, menetapkan dan memodifikasi parameter-parameter bauran pemasara guna mencapai konfigurasi 4 P yang optimal Mengelola portofolio pelanggan Denganmengambil contoh sebuah fenomena politik, jelaskan elemen-elemen komunikasi politik dan opini publik serta relasi dari keduanya! 2. Partai politik merupakan instrumen strategis dalam sebuah negara demokrasi. (a) Jelaskan definisi beserta fungsi-fungsi partai politik berikut contoh dari masing-masing pelaksanaan fungsi tersebut; (b Sebagaimanakomunikasi lainnya, komunikasi politik juga didukung oleh beberapa unsur utama. Unsur dalam komunikas politik ini anatara lain komunikator politik, komunikan, isi komunikasi (pesan-pesan) media komunikasi, tujuan komunikasi, efek, dan sumber komunikasi. Setiap unsur komunikasi politik ini memiliki sifat dan tujuan yang khas. Enthält Beispiele · Definition · Grafiken · Übungsfragen. Die zielgerichtete Koordination der Marketinginstrumente wird als Marketing -Mix bezeichnet. Dabei werden die einzelnen Marketinginstrumente (Teilpolitiken des Marketings) bestmöglich aufeinander abgestimmt, um die Umsatzziele zu erreichen und alle Marktbereiche abzudecken. RuangLingkup Pemasaran berdasarkan Segmen Pasar. Pembahasan pada bagian ini meliputi Barang, Layanan, Orang, Pengalaman, Acara, Tempat, Organisasi sebagai Merek, Informasi, Kepemilikan Properti dan Ide. Pemasaran memiliki cakupan luas; segala jenis entitas yang bernilai bagi segmen pasar dapat dipasarkan. Terdapatempat elemen yang tercakup dalam marketing mix (bauran pemasaran) ini yaitu yang dikenal dengan elemen 4P (P1 = Product, P3 = Place, P2 = Price, P4 = Promotion). 2. Terutama yang berkaitan dengan masalah kredit bank, perubahan politik luar negeri, naik dan turunnya suku bunga, penggantian pejabat dan lain sebagainya. AktuelleNachrichten aus Politik, Wirtschaft, Sport und Kultur Das letzte davon, das Element 112, konnte die von Peter Armbruster und Sigurd Hofmann geleitete Arbeitsgruppe 1996 auf ihr Konto Duaelemen ini merupakan bagian dari brand knowledge yang menjadikan area utama dimana Salah satu bentuk dari eWOM (electronic Word of Mouth) marketing adalah media sosial seperti Instagram. Instagram pertama kali rilis pada 6 Oktober 2010. Instagram merupakan sebuah aplikasi berbagi foto atau video . Pemasaran politik atau marketing politik adalah serangkaian kegiatan terencana, strategis dan taktis dalam menyebarkan makna politik kepada pemilih untuk mensukseskan calon atau partai politik dengan segala kegiatan politiknya yang dilakukan dengan metode atau pendekatan pemasaran dalam menghadapi persaingan dan memperebutkan pasar market melalui saluran komunikasi. Yang memiliki tujuan mengubah wawasan, sikap,pengetahuan dan perilaku masyarakat sebagai calon pemilih lebih fektif dan efisien. Dalam mrketing politik terdapat 4 elemen antara lain 1. Produk berarti partai, calon, dan gagasan partai yang akan disampaikan oleh konstituen. Produk ini mengandung konsep, identitas ideologis. Baik di masa lalu maupun masa kini yang berkontribusi pada pembentukan sebuah produk Promosi adalah suatu usaha periklanan, kehumasan dan promosi suatu pihak yang diramu sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, pemilihan media perlu Price Harga, mencakup banyak hal, mulai dari ekonomi, psikologis, hingga citra nasional. Harga keekonomian tersebut sudah termasuk semua biaya yang dikeluarkan oleh partai selama masa Penempatan berkaitan erat dengan cara di mana suatu partai hadir atau didistribusikan dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan pemilih. Artinya, suatu pihak harus mampu memetakan struktur dan karakteristik masyarakat, baik secara geografis maupun 4P marketing dalam dunia politik menjadikan marketing politik tidak hanya soal periklanan, tapi lebih komprehensif. Pemasaran politik menyangkut cara lembaga politik atau PARPOL merumuskan produk politik, menyusun program publikasi kampanye dan komunikasi politik, strategi segmentasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, hingga perhitungan harga sebuah produk esensi dari marketing politik adalah mengemas citra, public figure dan kepribadian seorang calon yang berlaga dalam rangka Pemilihan Umum PEMILU kepada masyarakat luas yang akan memilihnya. Dalam hal ini, tujuan pemasaran dalam politik adalah bagaimana membantu PARPOL untuk lebih mengidentifikasi orang-orang yang mereka wakili atau menjadi sasaran dan kemudian mengembangkan isu-isu politik yang sejalan dengan aspirasi pemasaran atau marketing yang selama ini dikenal dengan bauran pemasaran konvensional, kini berkembang menjadi dan sekaligus mempopulerkan salah satu pelaksanaan kegiatan di bidang pemasaran politik atau yang disebut dengan marketing politik. Didukung dengan perkembangan sistem pemerintahan Indonesia yang demokratis seperti saat ini, fungsi dan peran saluran media massa, baik media cetak maupun elektronik, radio, internet dan ditambah dengan banyaknya saluran stasiun televisi yang bermunculan, baik nasional maupun lokal TV berpartisipasi dalam mengaktifkan atau menyebarkan pesan. , berita atau informasi melalui berbagai bentuk komunikasi pemasaran, dan marketing politik, program kampanye politik melalui publikasi media, hubungan masyarakat, promosi, kontak pribadi dan kreativitas iklan politik yang terekspos secara luas tanpa batas atau bahkan melampaui batas negara untuk semua pemirsa tanpa tujuan kamoanye politik dengan memanfaatkan marketing politik adalah ebagai berikut1. Membentuk preferensi masing-masing pihak pemilih dalam menentukan suaranya2. Ingin merangkul simpati kelompok atau influencer seperti tokoh masyarakat, agama, adat istiadat, dan artis atau selebriti terkenal Memiliki daya tarik bagi media massa, baik cetak maupun elektronik, termasuk memanfaatkan penggunaan atribut kampanye, poster, spanduk, iklan politik di media massa, termasuk melalui situs internet atau blog untuk mempengaruhi pembentukan opini dan citra publik secara positif demi kepentingan membangun popularitas yang tinggi atau menyebarkan pesona calon dan aktivitas partai politik yang bersangkutan sebagai kontestan yang siap bersaing dalam setiap siklus penyelenggaraan Pemilihan UmumDalam marketing politik juga ada istilah publisitas politik. Publisitas adalah upaya mempopulerkan calon atau lembaga partai yang bersaing. Selama ini terdapat 4 bentuk publisitas yang beredar antara lain 1. Pure publicity yaitu mempopulerkan diri melalui kegiatan masyarakat dengan setting sosial yang alami atau apa adanya. Misalnya, pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang merupakan siklus kegiatan tahunan. Kandidat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memasarkan diri. Misalnya dengan mengucapkan “Selamat Ramadhan” atau “Selamat Hari Raya Idul Fitri” dengan mencantumkan nama atau foto calon. Semakin banyak jenis publisitas murni yang dikerjakan, maka akan semakin populer juga calonnya pemimoin yang di free ride publicity yaitu publisitas dengan memanfaatkan akses atau menunggangi pihak lain untuk membantu mempopulerkan diri. Misalnya dengan tampil sebagai pembicara pada forum yang diselenggarakan oleh pihak lain, mensponsori gerakan anti narkoba, berpartisipasi dalam kompetisi olahraga dan tie-in publicity yaitu dengan memanfaatkan berita luar biasa extraordinary events. Misalnya, peristiwa bencana alam. Kandidat dapat mencitrakan dirinya sebagai orang atau partai yang memiliki kesadaran sosial yang tinggi sehingga memperoleh simpati masyarakat. Sebuah peristiwa yang luar biasa, tentu saja memikat media untuk meliputnya. Jadi partisipasi dalam acara semacam itu, sangat menguntungkan paid publicity Mengenalkan diri melalui pengiklanan program di media massa. Misalnya pemasangan advertorial, iklan sport, iklan kolom, display atau bahkan program pemblokiran waktu di media massa. Tetapi seiring perkembangan teknologi banyak para politisi yang beralih dan memilih menggunakan media sosial ataupun memahami kasus di atas maka dapat di simpulkan bahwa dalam menerapkan marketing politik tentunya peran media sangat di butuhkah, dan seiring perkembangan zaman media yang di kenakan untuk tujuan marketing politikpun berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Dewasa ini peranan media sosial seperti facebook,twitter,instagram,tiktok lebih dapat di terima oleh masyarakat umum dari pada media masa seperti koran majalah dll Maka dari itu kandidat yang hendak membangun branding dirinya agar di kenal oleh masyarakat luas juga perlu bekerja sama dengan media Online yang kompeten seperti merupakan Marketplace di bidang jasa yang menyediakan website,blog,mediasosial dll. Yang bertujuan untuk membangun citra positif, penyebaran berita secara luas, membangun opini publik yang positif bagi clon pemimpin maupun partai yang hendak mengikuti pemilihan Teori Marketing Politik Jurnal Farabi, Vol 11. No 1. Juni 2014 Tentang marketing politik Post Views 60